Latest Updates

Cara Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal dan Beton

Cara Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal dan Beton -    Budidaya Ikan Gurame sebenarnya tidak sulit karena ikan gurame merupakan ikan air tawar yang mudah dipelihara di mana saja.   Budidaya ikan ini memiliki potensi bisnis yang lumayan menggiurkan. Permintaan ikan gurame pada level restoran dan supermarket sangat tinggi dan stabil.
Ditambah lagi tingkat konsumsi ikan gurame pada masyarakat menunjukan peningkatan. Tak ada salahnya Anda mencoba terjun bisnis di halaman rumah. Budidaya ikan gurame yang baik memerlukan lahan yang cukup luas agar bisa membikin beberapa kolam pembesaran.
Uniknya sekarang sudah tak pakai kolam permanen, melainkan cukup menggunakan terpal plastik yang kedap air. Malahan kolam terpal dari segi biaya jauh lebih hemat dari pada membangun kolam permanen yang terbuat dari semen. Untuk lebih jelasnya berikut ulasan selengkapnya mengenai Cara Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal dan Beton untuk anda sekalian .

Cara Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal dan Beton


Persiapan Kolam Ikan Gurame :

Pembesaran ikan gurameh dapat dilakukan di kolam tanah maupun kolam permanen. Perssiapan kolam ini dimaksudkan untuk menumbuhkan makanan yang alami dalam jumlah yang cukup seperti plangton dan lain-lain.

gambaran kolam : 
  • Kolam ukuran 7 x 10 meter dengan kedalaman air 120 cm
  • Ukuran bibit 5cm sebesar kuku jempol sebanyak 2000 ekor
  • Pakan apung merek pf.1000 isi 10kg/sak. harga persak 130 ribu membutuhkan 3 sak
  • Pakan tambahan alami bias di berikan daun keladi dan daun kangkung

Persiapan di Kolam Permanen/Terpal :

Cara budidaya ikan gurami atau gurami dapat dilakukan dengan dua model jenis : 
Cara Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal dan BetonMenggali tanah dengan kedalaman tentu dengan kedalaman 90cm, kemudian terpal dipasang pada tanah galian tersebut,memasang terpal pada permukaan tanah (tidak menggali tanah) yaitu dengan menggunakan bantuan rangka dari besi atau kayu. Kemudian terpal dirangkai menyerupai bak, beban terpal juga tidak terlalu berat sewaktu diberi air. cara kedua memudahkan kita melakukan penggantian dan pembersihan kolam. Kita juga bisa menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan mudah. Kotoran ikan gurame juga harus di keluarkan dari kolam agar kesehatan dan kebersihan air tetap terjaga.

Perhatian Konndisi Air Dan Teknis lainya : 

Hal yang harus diperhatikan : 
:
  • Persiapan lahan
  • Pemupukan lahan
  • Persiapan awal tebar benih ikan Gurami
  • Penebaran benih
Cara Perawatan Lahan Ikan Gurami : 
  • Keringkan kolam sebelum kolam di isi air
  • Taburkan garam grasak untuk membasmi jamur saat penjemuran kolam
  • Gemburkan tanah sebelum di isi air bila kolam tanah
  • Cara Pemupukan Lahan Ikan Gurami
  • Jemurlah pupuk kandang yang sudah di fermentasi mengunakan cairan gula dan ragi tape
  • Setelah pupuk di jemur 2 hari masukan ke dalam karung
  • Setelah pupuk di masukan karung lubangi karung mengunakan paku
  • Setelah di lubangi barulah masukan kolam di beri pemberat batu
  • Isi air sampai ketinggian 50cm dan berikan pupuk UREA satu sendok makan kedalam kolam
  • Diamkan air selama 4 hari sebelum di tebar benih
  • Cara Persiapan Penebaran Benih Ikan Gurami
  • Siapkan ember untuk perendaman benih ikan sebelum di tebar
  • Isi air ke dalam ember secukupnya ( usahakn air dari kolam yang akan di tebari benih Gurami )
  • Rendamlah benih ikan Guramih selama 15 menit untuk adaptasi dengan air kolam yang baru
  • Cara Penebaran Benih Ikan Gurami
  • Masukan benih yang sudah 


Pemilihan Bibit Ikan Gurameh    : 

Tahap berikut dalam budidaya ikan ini adalah pengadaan bibit gurame. Ada dua sumber memperoleh bibit gurame yakni pembibitan sendiri atau beli dari peternak lainnya. Peternak senior biasanya mengawinkan sendiri indukan untuk memperoleh bibit kialitas unggul, tanpa harus membeli di balai perikanan.
Tetapi bagi peternak pemula bisa membeli bibit gurame dari balai perikanan atau pedagang ikan. Bibit ideal siap tebar berukuran tiga jari orang dewasa. Kalau bibit terlampau kecil, dikhawatirkan tingkat kematian cukup tinggi karena sulit beradaptasi dengan kondisi air dalam kolam terpal.
Jadi, dalam budidaya ikan ini disarankan pemilihan bibit. Pilihlah yang ukurannya gak besar sedikit. Jadi Anda tak usah menunggu masa panen terlampau lama. Setelah bibit ditebar di kolam terpal, di tahapan ini Anda harus serius memantau memperhatikan kondisi bibit gurame. Agar bibit tak mudah mati, beri pakan yang bergizi mengandung prebiotik.  

Pendedaran/Pemijahan Ikan Gurame :

Setelah kolam terpal selesi dibuat langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan ikan guramih, akan tetapi sebelum ikan guramih dimasukkan perlu dipastikan terlebih dahulu kolam dalam kondisi bersih dari penyakit dan zat-zat berbahaya.  Terpal mengandung unsur kimia untuk pewarnaannya, maka sebelum dipasang perlu dicuci dan dibersihkan. Untuk membunuh patogen kolam yang telah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Pastikan juga ikan guramih yang akan dibudidayakan tidak mengandung bibit penyakit. Jika ada guramih yang terkena penyakit perlu dikarantina terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kolam.


Pemberian Pakan  Ikan Gurame :

Tahapan budidaya ikan gurame adalah pemberian pakan ikan. Pemberian pakan gurame ada tiga tahap yakni pakan untuk bibit, pakan untuk memacu pertumbuhan dan pakan untuk gurame indukan. Pakan untuk anakan sebaiknya diberi pellet yang ukurannya kecil-kecil, diselingi cacing darah agar cepat besar.
Pakan gurame dewasa bisa diberi pellet dan daun keladi. Bisa juga dengan sayuran hijau seperti kangkung, selada dan kubis dan lain sebagainya. Pakan diberi dua kali sehari,  pagi hari dan sore hari, pemberian pakan sebaiknya selang-seling tak hanya satu jenis saja. Pagi sayuran nanti sore diganti pellet atau dedak. Pemberian pakan yang teratur bisa mempercepat pertumbuhan. 


Tahap Pemanenan Ikan Gurame

Panen merupakan tujuan akhir dari budidaya ikan gurame. Masa panen ikan gurame adalah 7- 8 bulan, atau ketika bobot ikan mencapai 0,7 kg- 1 kg, ukuran itu ideal untuk dikonsumsi. Dari tebaran 1000 ekor bibit, diprediksi saat panen menghasilkan 200 kwintal.
Bayangkan saja kalau 1kg ditingkat peternak dihargai  30.000 ribu kalau dikalikan 200 kg bisa total nilai panen mencapai 6jt rupiah.

Demikianlah informasi mengenai Cara Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal dan Beton untuk anda sekalian, kami harapkan informasi diatas dapat bermanafaat untuk anda. Kunjungi juga informasi kami yang lainya seperti Cara Mudah Ternak dan Budidaya Ayam Petelur Hasil Maksimal . Terimakasih 

BUAH SIRSAK DAN MANFAATNYA

 Manfaat Buah Sirsak
 Sirsak (Annona muricata L)
Buah sirsak (Annona muricata L) ternyata mempunyai beberapa manfaat yang belum di ketahui bayak orang, salah satu khasiatnya adalah dapat digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Menurut beberapa penelitian, selain penyakit kanker manfaat buah sirsak lainya adalah untuk mengobati tumor, dimana kedua penyakit tersebut merupakan penyakit yang menduduki peringkat pertama di dunia penyebab kematian.
 
Dalam buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah.

Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan gula total.

Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik non volatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.

Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak.

Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda). dan merupakan salah satu manfaat buah sirsak yang bisa kita ambil


Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.

Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.

Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Beberapa peneliti di Health Sciences Institute menyatakan bahwa manfaat buah sirsak memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.

Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik.

Penelitian Health Sciences Institute diambil berdasarkan kebiasaan hidup suku Indian yang hidup di hutan Amazon. Beberapa bagian dari pohon ini seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian. Graviola atau sirsak diyakini mampu menyembuhkan sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik.

Informasi manfaat dan khasiat Buah sirsak tidak hanya dapat beritahukan karena ada ketentuan undang-undang federal, di mana di dalamnya dinyatakan sumber bahan alami untuk obat dilarang atau tidak bisa dipatenkan sebelum ditemukan unsur sintetisnya.

Mulai tahun 1976, graviola Nama lain buah sirsak ini telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium independen yang berbeda dan dilakukan di bawah pengawasan The National Cancer Institute.

The Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam graviola atau buah sirsak, sanggup memilih, membedakan dan membunuh sel kanker usus besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo!

Penemuan yang paling mencolok dari studi Catholic University ini adalah: graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh atau terganggu.

Manfaat Buah sirsak tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif rasa mual dan rambut rontok.

Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.

Khasiat Buah Sirsak

  • Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
  • Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
  • Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
  • Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
  • Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
  • Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.
Itulah beberapa manfaat buah sirsak yang berkhasiat untuk pengobatan beberapa macam penyakit, semoga bermanfaat.
(Dirangkum dari beberapa sumber)

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Ayam Petelur Hasil Maksimal

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Ayam Petelur Hasil Maksimal - Ternak Ayam Petelur . Permintaan Telur ayam dipasaran dari tahun ketahun terus meningkat , hal tersebut menjadikan Ternak Ayam Petelur menjadi Peluang Usaha yang cukup menjanjikan. Sehingga tidak heran jika perkembangan peternakan ayam petelur di daerah - aerah semakin menjamur. Dan jika sobat tertarik untuk mulai terjun ke dunia budidaya Ayam Petelur, berikut ulasan selengkapnya mengenai Cara Mudah Ternak dan Budidaya Ayam Petelur Hasil Maksimal

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Ayam Petelur Hasil Maksimal

Jenis Ayam Petelur : 
Tipe Ayam Petelur Ringan.

  • Tipe ayam ini disebut dgn ayam petelur putih. Ayam petelur ringan ini mempunyai badan yg ramping/kurus-mungil/kecil & mata bersinar. Bulunya berwarna putih bersih & berjengger merah. Ayam ini berasal dari galur murni white leghorn. Ayam galur ini sulit dicari, tapi ayam petelur ringan komersial banyak dijual di Indonesia dgn berbagai nama.


Tipe Ayam Petelur Medium.


  • Bobot tubuh ayam ini cukup berat. Meskipun itu, beratnya masih berada di antara berat ayam petelur ringan & ayam broiler. Oleh karena itu ayam ini disebut tipe ayam petelur medium. Tubuh ayam ini tdk kurus, tetapi juga tdk terlihat gemuk. Telurnya cukup banyak & juga dpt menghasilkan daging yg banyak. 

Persyaratan Lokasi

  • Lokasi yg jauh dari keramaian/perumahan penduduk.
  • Lokasi mudah dijangkau dari pusat-pusat pemasaran.
  • Lokasi terpilih bersifat menetap, tdk berpindah-pindah.

Kelengkapan Kandang :

  • Litter (alas lantai)
  • Tempat Bertelur
  • Tempat bertengger
  • Tempat makan, minum & tempat grit
Jenis Kandang

Bentuk-bentuk kandang berdasarkan sistemnya dibagi menjadi dua: 
  • Sistem kandang koloni, satu kandang untuk banyak ayam yg terdiri dari ribuan ekor ayam petelur; 
  • Sistem kandang individual, kandang ini lebih dikenal dgn sebutan cage. Ciri dari kandang ini adalah pengaruh individu di dalam kandang tersebut menjadi dominan karena satu kotak kandang untuk satu ekor ayam. Kandang sistem ini banyak digunakan dalam peternakan ayam petelur komersial.

Pemberiam Pakan

Untuk pemberian pakan ayam petelur ada 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) & fase finisher (umur 4-6 minggu). 

Kualitas & kuantitas pakan fase starter adalah sebagai berikut:
  • Kwalitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, Kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, ME 2800-3500 Kcal.
  • Kwantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor; minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor; minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor & minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor. Jadi jumlah pakan yg dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram.
Macam-macam vaksin:
Vaksin NCD vrus Lasota buatan Drh Kuryna
  • Vaksin NCD virus Komarov buatan Drh Kuryna (vaksin inaktif)
  • Vaksin NCD HB-1/Pestos.
  • Vaksin Cacar/pox, virus Diftose.
  • Vaksin anti RCD Vaksin Lyomarex untuk Marek.
Persyaratan dalam vaksinasi adalah:
  • Ayam yg divaksinasi harus sehat.
  • Dosis & kemasan vaksin harus tepat.
  • Sterilisa

Panen

Hasil Utama
  • Hasil utama dari budidaya ayam petelur adalah berupa telur yg diahsilkan oelh ayam. Sebaiknya telur dipanen 3 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar kerusakan isi tlur yg disebabkan oleh virus dpt terhindar/terkurangi. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul 10.00-11.00; pengambilan kedua pukul 13.00-14.00; pengambilan ketiga (terakhir)sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul 15.00-16.00.
2.Hasil Tambahan
  • Hasil tambahan yg dpt dinukmati dari hasil budidaya ayam petelur adalah daging dari ayam yg tlah tua (afkir) & kotoran yg dpt dijual untuk dijadikan pupuk kandang.
3.Pengumpulan
  • Telur yg tlah dihasilkan diambil & diletakkan di atas egg tray (nampan telur). Dalam pengambilan & pengumpulan telur, petugas pengambil harus langsung memisahkan antara telur yg normal dgn yg abnormal. Telur normal adalah telur yg oval, bersih & kulitnya mulus serta beratnya 57,6 gram dgn volume sebesar 63 cc. Telur yg abnormal misalnya telurnya kecil atau terlalu besar, kulitnya retak atau keriting, bentuknya lonjong. 

Pembersihan Kandang
  • Setlah telur dikumpulkan, selanjutnya telur yg kotor karena terkena litter atau tinja ayam dibershkan. Telur yg terkena litter dpt dibersihkan dgn amplas besi yg halus, dicuci secara khusus atau dgn cairan pembersih. Biasanya pembersihan dilakukan untuk telur 
Demikian informasi seputar dunia ternak dengan tema Cara Mudah Ternak dan Budidaya Ayam Petelur Hasil Maksimal sebagai tambahan referensi untuk sobat . Lihat juga Cara Mudah Ternak dan Budidaya Kelinci Hasil Maksimal sebagai tambahan referensi . Terimakasih 

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Kelinci Hasil Maksimal

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Kelinci Hasil Maksimal -  Ternak Kelinci  . Kelinci merupakan salah satu hewan yang bila kita lihat sangat menggemaskan . sehingga banyak orang yang menyukai utuk memeliharanya . Namun disamping itu , kelinci juga memiliki nilai jual lainya yaitu dagingnya . Banyak menu makanan yang menjadikan daging kelinci sebagai bahan utamanya . Sehingga tak heran jika dipasaran permintaan akan adanya kelinci semakin meningkat .

Jika dilihat dari segi peluang usaha, bisns ternnak kelinci tergolong bisnis yang cukup menjanjikan . Untuk itu jika sobat ingin memulai bisnis ternak kelinci ini. Berikut info Cara Mudah Ternak dan Budidaya Kelinci Hasil Maksimal untuk sobat sekalian . 

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Kelinci Hasil Maksimal

Penyedian Kandang Kelinci

  • Jika kita ingin memelihara atau beternak kelinci mulai dari anakan maka sebiknya kandang yang kita sediakan adalah kandang baterani yang diberi litter. Namun jika kita langsung membeli indukan, maka cukup dibangun kandang baterai saja. Ukuran box baterai kandang kelinci yang bisa digunakan untuk semua jenis kelinci 70 x 50 x 60 cm. (panjang x lebar x tinggi) ini bisa memuat 5 ekor. Namun jika kita ingin megembang biakkan maka dalam satu box kandang cukup diisi dengan sepasang.

Perawatan Bibit dan Calon Induk

  • Perawatan bibit menentukan kualitas induk yang baik pula, oleh karena itu perawatan utama yang perlu perhatian adalah pemberian pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.

Penyiapan Makanan Kelinci : 

  • Siapkan pakan atau makanan kelinci. Jika ingin praktis cukup membeli pelet dan ditambahkan dengan sedikit hijauan makanan ternak yang cocok untuk kelinci. Adapun beberapa hijauan yang cocok untuk makanan kelinci; leguminoseae (daun kacang-kacangan), sayuran (kangkung dan wortel), rumput unggul yang masih muda, daun ubi (baik umbi jalar maupun ketela). 

Pemberian Pakan : 

  • Jenis pakan yang diberikan meliputi hijauan meliputi rumput lapangan, rumput gajah, sayuran meliputi kol, sawi, kangkung, daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang, biji-bijian/pakan penguat meliputi jagung, kacang hijau, padi, kacang tanah, sorghum, dedak dan bungkil-bungkilan. Untuk memenuhi pakan ini perlu pakan tambahn berupa konsentrat yang dapat dibeli di toko pakan ternak.
  • Pakan dan minum diberikan dipagi hari sekitar pukul 10.00. Kelinci diberi pakan dedak yang dicampur sedikit air. Pukul 13.00 diberi rumput sedikit/secukupnya dan pukul 18.00 rumput diberikan dalam jumlah yang lebih banyak. Pemberian air minum perlu disediakan di kandang untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya.



Reproduksi dan Perkawinan :

  • Kelinci betina segera dikawinkan ketika mencapai dewasa pada umur 5-6 bulan dan pada umur 7-8 bulan pada kelinci jantan. Bila terlalu muda kesehatan terganggu dan dan mortalitas anak tinggi. Bila pejantan pertama kali mengawini, sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak. Waktu kawin pagi / sore hari di kandang pejantan dan biarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, setelah itu keduanya dipisahkan lagi.

Pemeliharaan Kelinci

1) Sanitasi dan Tindakan Preventif

  • Tempat pemeliharaan diusahakan selalu kering agar tidak jadi sarang penyakit. Tempat yang lembab dan basah menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.


2) Pengontrolan Penyakit

  • Kelinci yang terserang penyakit umumnya punya gejala lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Bila kelinci menunjukkan hal ini segera dikarantinakan dan benda pencemar juga segera disingkirkan untuk mencegah wabah penyakit.

Proses Kelahiran ( Panen )

Setelah perkawinan kelinci akan mengalami kebuntingan selama 30-32 hari. Kebuntingan pada kelinci dapat dideteksi dengan meraba perut kelinci betina. Pada hari ke 12-14  setelah perkawinan, bila terasa ada bola-bola kecil berarti terjadi kebuntingan. Lima hari menjelang kelahiran kita masukkan kotak untuk tempat beranak nanti ke dalam kandang untuk memberi kesempatan menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya. Kelahiran kelinci yang sering terjadi malam hari dengan kondisi anak lemah, mata tertutup dan tidak berbulu. Jumlah anak yang dilahirkan bervariasi sekitar 6-10 ekor.


Demikian inormasi seputar dunia ternak yang kali in membahas mengenai Cara Mudah Ternak dan Budidaya Kelinci Hasil Maksimal untuk sobat sekalian .  Lihat juga Informasi lainya seperti Cara Mudah Ternak dan Budidaya Cacing Tanah . Terimakasih

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Cacing Tanah

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Cacing Tanah -  Ternak Cacing . Cacing merupakan salah satu hewan yang memliki berbagai macam manfaat. Dalam dunia pertanian kita mengenal cacing sebagai salah satu bagian terpenting daam proses penyuburan tanah . Selain itu cacing juga bermanaat sebagai pakan hewan ternak lainya . Sehingga dalam dunia bsnis, peluang cacing ternak sangatlah bak kedepannya . Untuk itu bagia anda yang tertarik terjun ke budidaya ini berikut panduan dari kami mengenai Cara Mudah Ternak dan Budidaya Cacing Tanah  .

Cara Mudah Ternak dan Budidaya Cacing Tanah

Tentang Cacing Tanah

Bagi sebagian orang cacing tanah adalah hewan yang menjijikkan, bagi sebagian yang lain mungkin merupakan sumber penghasilan . Cacing tanah yang sering diternakkan ada 3 jenis yaitu :

1. Berwarna merah keunguan (Pheretina)
2. Berwarna merah kecoklatan (Perionyx)
3. Berbentuk pipih (Lumbricus)

Cacing tanah adalah hewan berkelamin ganda (hermaprodit), tetapi untuk perkembangbiakannya tidak dapat dilakukan sendiri, diperlukan 2 individu. Cacing tanah sangat mudah diternakkan, yang terpenting adalah media tempat hidupnya memenuhi beberapa syarat antara lain :

1. Media banyak mengandung bahan organik seperti sisa tanaman dan sampah dapur.
2. pH media 6 - 7.
3. Kelembaban media 15 - 20%.
4. Suhu media 15 - 25 derajat Celcius.

Manfaat Cacing Tanah :

1. Sebagai pengurai bahan organik atau sampah dalam tanah.
2. Menambah daya serap tanah terhadap air.
3. Memperbaiki struktur tanah.
4. Sebagai pakan ternak dan ikan.
5. Sebagai bahan baku obat dan kosmetik.
6. Bahan makanan bagi yang tidak jijik.

Penyiapan Sarana & Peralatan :

Kandang : 

  • Pembuatan kandang sebaiknya menggunakan bahan-bahan yg murah & mudah didapat seperti bambu, rumbia, papan bekas, ijuk & genteng tanah liat. Salah satu contoh kandang permanen untuk peternakan skala besar adalah yg berukuran 1,5 x 18 m dgn tinggi 0,45 m. Didalamnya dibuat rak-rak bertingkat sebagai tempat wadah-wadah pemeliharaan. Bangunan kandang dpt pula tanpa dinding (bangunan terbuka). Model-model sistem budidaya/ beternak, antara lain rak berbaki, kotak bertumpuk, pancing bertingkat atau pancing berjajar..

Pembibitan Cacing Tanah

  • Persiapan yg diperlukan dalam pembudidayaan cacing tanah adalah meramu media tumbuh, menyediakan bibit unggul, mempersiapkan kandang cacing & kandang pelindung.

Pemilihan Bibit Calon Induk
  • Sebaiknya dalam beternak cacing tanah secara komersial digunakan bibit yg sudah ada karena diperlukan dalam jumlah yg besar. Namun bila akan dimulai dr skala kecil dpt pula dipakai bibit cacing tanah dr alam, yaitu dr tumpukan sampah yg membusuk atau dr tempat pembuangan kotoran hewan.

Pemeliharaan Bibit Calon Induk
  • Pemeliharaan dpt dibagi menjadi beberapa cara: pemeliharaan cacing tanah sebanyak-banyaknya sesuai tempat yg digunakan. Cacing tanah dpt dipilih yg muda atau dewasa. Jika sarang berukuran tinggi sekitar 0,3 m, panjang 2,5 m & lebar kurang lebih 1 m, dpt ditampung sekitar 10.000 ekor cacing tanah dewasa. pemeliharaan dimulai dgn jumlah kecil. Jika jumlahnya telah bertambah, sebagian cacing tanah dipindahkan ke bak lain. pemeliharaan kombinasi cara a & b.pemeliharaan khusus kokon sampai anak, setelah dewasa di pindah ke bak lain.

Pemeliharaan khusus cacing dewasa sebagai bibit :

Sistem Pemuliabiakan : 

  • Apabila media pemeliharaan telah siap & bibit cacing tanah sudah ada, maka penanaman dpt segera dilaksanakan dalam wadah pemeliharaan. Bibit cacing tanah yg ada tidaklah sekaligus dimasukan ke dalam media, tetapi harus dicoba sedikit demi sedikit. Beberapa bibit cacing tanah diletakan di atas media, kemudian diamati apakah bibit cacing itu masuk ke dalam media atau tidak. Jika terlihat masuk, baru bibit cacing yg lain dimasukkan. Setiap 3 jam sekali diamati, mungkin ada yg berkeliaran di atas media atau ada yg meninggalkan media (wadah). Apabila dalam waktu 12 jam tidak ada yg meninggalkan wadah berarti cacing tanah itu betah & media sudah cocok. Sebaliknya bila media tidak cocok, cacing akan berkeliaran di permukaan media. Untuk mengatasinya, media harus segera diganti dgn yg baru. Perbaikan dpt dilakukan dgn cara disiram dgn air, kemudian diperas hingga air perasannya terlihat berwarna bening (tidak berwarna hitam atau cokelat tua).

Reproduksi, Perkawinan Cacing Tanah : 
  • Cacing tanah termasuk hewan hermaprodit, yaitu memiliki alat kelamin jantan & betina dalam satu tubuh. Namun demikian, untuk pembuahan, tidak dpt dilakukannya sendiri. dr perkawinan sepasang cacing tanah, masing-masing akan dihasilkan satu kokon yg berisi telur-telur. Kokon berbentuk lonjong & berukuran sekitar 1/3 besar kepala korek api. Kokon ini diletakkan di tempat yg lembab. Dalam waktu 14-21 hari kokon akan menetas. Setiap kokon akan menghasilkan 2-20 ekor, rata-rata 4 ekor. Diperkirakan 100 ekor cacing dpt menghasilkan 100.000 cacing dalam waktu 1 tahun. Cacing tanah mulai dewasa setelah berumur 2-3 bulan yg ditandai dgn adanya gelang (klitelum) pd tubuh bagian depan. Selama 7-10 hari setelah perkawinan cacing dewasa akan dihasilkan 1 kokon.

Pasca Panen : 

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum cacing dikirim :
  • Simpanlah dahulu di penampungan minimal 2 hari.
  • Beri makanan yang special untuk perbaikan gizi, misalnya ampas tahu atau ongok.
  • Bila cacing akan digunakan untuk pembuatan obat, tepung dan cacing kering, sebaiknya cacing disimpan di dalam media yang halal atau bukan kotoran ternak. Misalnya di ampas aren atau ampas tebu. Ini berfungsi selain untuk perbaikan gizi juga menghilangkan bakteri yang merugikan.
  • Saat cacing akan dikirim perhitungkan dahulu lama waktu perjalanannya, ini untuk menentukan berapa media yang cukup untuk cacing tersebut agar cacing sampai dengan selamat dan sehat.
  • Keperluan media untuk perjalanan sekitar 24 jam perjalanan diperlukan media 1kg untuk 1kg cacing.
  • Gunakan bahan-bahan packing yang tembus udara dan kuat.
Demikian Informasi mengenai Cara Mudah Ternak dan Budidaya Cacing Tanah  untuk anda sekalian . Semoga dapat bermanfaat , kunjungi juga informasi lainya seperti Cara Praktis Ternak Sapi Potong Hasil Maksimal . Terimakasih 


Cara Praktis Ternak Sapi Potong Hasil Maksimal

Cara Praktis Ternak Sapi Potong Hasil Maksimal -  Ternak Sapi Potong . Olahan daging sapi yang ada di pasaran sangatlah beragam dan bervariasi . Mulai dari olahan makanan seperti bakso,rendang maupun lainnya yang semuanya berbahan daging sapi . Oleh karena itu tidak mengherankan jika sekarang permintaan ketersediaan daging sapi semakin hari semakin melimpah . Hal tersebut merupakan peluang bsnis yang prospek untuk ditekuni . Berikut informasi Cara Praktis Ternak Sapi Potong Hasil Maksimal

Cara Praktis Ternak Sapi Potong Hasil Maksimal

Tips Pemilihan Bibit Sapi


  • Mulut dicari yang datar/papak
  • Kepala diusahakan yang besar sesuai dengan badannya dan bangsa
  • Leher besar dan bergelambir terutama yang j antan
  • Punggung dipilih yang datarjangan yang melengkung
  • Ekor kalau jenis dari sapi sub tropis dari pangkal ekor sampai ujung besarnya hampir sama
  • Ekor untuk sapi tropis biasanya lebih atau keadaannya merit
  • Perut diusahakan pilih yang iganya/tulang rusuk jangan terlalu melengkung
  • Kaki dicari yang tegak dan besar
  • Alat kelamin/reproduksi jantan (testis ada 2 buah ) betina lengkap (ambing besar puting ada 4 buah)

Selain tersebut diatas yang perlu diperhatikan yaitu :


  • Menentukan umur (bisa melihat gigi)
  • Membedakan jenis kelamin
  • Melihat bentuk badan (dari atas,depan dan samping)
  • Melihat bentuk ambing apabila ternak tersebut sapi perah
  • Informasi tentang silsilah ternak tersebut menggunakan recording (catatan ternak) diusahakan beli bibit jangan inbriding (minimal sampai keturunan yang ke 6 )



Proses Pemeliharaan Ternak Sapi


  1. Perkandangan.


  • Secara umum, kandang memiliki dua tipe, yaitu individu dan kelompok. Pada kandang individu, setiap sapi menempati tempatnya sendiri berukuran 2,5 X 1,5 m. Tipe ini dapat memacu pertumbuhan lebih pesat, karena tidak terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan dan memiliki ruang gerak terbatas, sehingga energi yang diperoleh dari pakan digunakan untuk hidup pokok dan produksi daging tidak hilang karena banyak bergerak. Pada kandang kelompok, bakalan dalam satu periode penggemukan ditempatkan dalam satu kandang. Satu ekor sapi memerlukan tempat yang lebih luas daripada kandang individu. Kelemahan tipe kandang ini yaitu terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan sehingga sapi yang lebih kuat cenderung cepat tumbuh daripada yang lemah, karena lebih banyak mendapatkan pakan.

     2. Pakan.


  • Berdasarkan kondisi fisioloigis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva), secara fermentatif dalam rumen dengan bantuan mikrobia rumen dan secara enzimatis setelah melewati rumen.


  • Penelitian menunjukkan bahwa penggemukan dengan mengandalkan pakan berupa hijauan saja, kurang memberikan hasil yang optimal dan membutuhkan waktu yang lama. Salah satu cara mempercepat penggemukan adalah dengan pakan kombinasi antara hijauan dan konsentrat. Konsentrat yang digunakan adalah ampas bir, ampas tahu, ampas tebu, bekatul, kulit biji kedelai, kulit nenas dan buatan pabrik pakan. Konsentrat diberikan lebih dahulu untuk memberi pakan mikrobia rumen, sehingga ketika pakan hijauan masuk rumen, mikrobia rumen telah siap dan aktif mencerna hijauan.
  • Kebutuhan pakan (dalam berat kering) tiap ekor adalah 2,5% berat badannya. Hijauan yang digunakan adalah jerami padi, daun tebu, daun jagung, alang-alang dan rumput-rumputan liar sebagai pakan berkualitas rendah dan rumput gajah, setaria kolonjono sebagai pakan berkualitas tinggi.
  • Penentuan kualitas pakan tersebut berdasarkan tinggi rendahnya kandungan nutrisi (zat pakan) dan kadar serat kasar. Pakan hijauan yang berkualitas rendah mengandung serat kasar tinggi yang sifatnya sukar dicerna karena terdapat lignin yang sukar larut oleh enzim pencernaan.

Penanggulangan Penyakit
  • Isolasi Sapi yang terjangkit penyakit dari kawanan sapi yang lainya 
  • Obati sapi sesuai dengan penyakit yang didertita
  • Jika Sapi yang teridentifikasi mengalami sakt sudah sembuh , sapi bisa digabungkan kembali ke kawanan .
Demikian informasi seputar dunia ternak yang kali ini membahas mengenai Cara Praktis Ternak Sapi Potong Hasil Maksimal untuk anda sekalian . Lihat juga inormasi kami yang lainya seperti Cara Mudah Ternak Kambing Dengan Hasil Maksimal untuk anda sekalian . Terima kasih


Cara Mudah Ternak Kambing Dengan Hasil Maksimal

Cara Mudah Ternak Kambing Dengan Hasil Maksimal - Ternak Kambing . Permintaan pasar akan tersedianya daging kambing sangatlah potesial . Hal tersebut merupakan imbas dari semakin meningkatya daya konsumsi masyarakat akan daging kambing tersebut . Untuk tu merupakan sebuah peluang usaha yang sangat baik jika kita bisa mengolahnya sesuai dengan cara yang benar . Berikut Cara Mudah Ternak Kambing Dengan Hasil Maksimal untuk anda sekalian .

Cara Mudah Ternak Kambing Dengan Hasil Maksimal


Jenis-jenis kambing dan domba potong : 

a) Kambing Kacang

  • Cirinya adalah badan kecil dan relatif pendek, telinga pendek dan tegak, jantan dan betina memiliki tanduk, leher pendek dan punggung meninggi, warna bulu bervariasi, ada yang hitam, coklat, merah atau belang hitam-putih.


b) Kambing Peranakan Etawa (PE)
  • Sasaran utama dari kambing PE pada dasarnya adalah penghasil susu, tetapi dapat digunakan juga sebagai penghasil daging, terutama setelah masa afkir. Ciri dari kambing ini adalah bagian hidung ke atas melengkung, panjang telinga antara 15-30 cm, menggantung ke bawah dan sedikit kaku, warna bulu bervariasi antara hitam dan coklat, memiliki bulu tebal dan agak panjang dibawah leher dan pundak (jantan), di bagian bawah ekor (betina).


c) Domba Ekor Gemuk
  • Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar bewarna putih, tetapi ada anaknya yang bewarna hitam atau kecoklatan.


d) Domba Ekor Tipis
  • Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu bewarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).


Kandang Kambing

  • Pada umumnya tipe kandang pada ternak kambing dan domba adalah berbentuk panggung. Konstruksi kandang dibuat panggung di mana di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Dengan adanya kolong berfungsi untuk menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang bisa jadi tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu. 


  • Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kambing dan domba tidak mudah terperosok dan terjepit terjepit.

Ukuran Kandang :

  • Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
  • Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
  • Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
  • Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak
  • Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.


Bibit merupakan faktor penting dalam usaha ternak kambing, yang harus diperhatikan adalah.

1. Ukuran badan besar tidak gemuk.
2. Kaki lurus,kokoh dan tumit kelihatan tinggi.
3. Tidak cacat.
4. Puting susu duadan simetris.
5. Berasal dari lahir kembar.
6. Jumlah gigi yang lengkap.

Cara Berternak Kambing dengan dengan memilih pejantan kambing

  • Pengembangbiakan merupakan tujuan utama dari usaha pembibitan ternak kambing.kualitas penjantan yang baik meliputi :


- Pertumbuhan cepat.
- Gerakan lincah dan ganas.
- Alat kelamin normal serta terlihat ereksi.
- Umur 15 Bulan – 5 tahun.
- Pilih pejantan dari kelahiran kembar.

Pemberian Pakan Kambing :
  • Pemberian pakan kambing biasa 2kali 1 hari yakni pagi serta sore hari dengan rerumputan serta diselingi dengan biji-bijian serta konsentrat atau dedak yang digabung sedikit air. untuk persediaan air minum mesti senantiasa ada. kambing umumnya dapat minum bila posokan pakan terlambat. janganlah berikan pakan terlalu berlebih dikarenakan kambing tak lagi berhenti makan bila ada pakan yang ada didepanya. berilah pakan pada kambingdengan perbandingan 5%-10% dari berat badanya. untuk melihat-lihat gambar kambing lengkap

Pengawinan : 

  • Untuk pengawinan kambing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya saat yang tepat untuk mengawinkan. Umumnya peternak kurang mengetahui tanda-tanda birahi kambing dan kapan masa birahi berlangsung. Untuk tanda-tanda tersebut, kambing biasanya menunjukkan gejala-gejala seperti berikut: 


- Kambing sering bersuara dan nampak gelisah 
- Nafsu makan menurun dan jika digembalakan, kambing sebentar-sebentar nampak berhenti merumput
- Ekor sering dikibaskan dan apabila dipegang, ekor akan terangkat ke atas 
- Keluar cairan pekat berwarna putih dari vagina 
- Vulva terlihat membengkak dan berwarna merah
- Untuk kambing perah, biasanya produksi susu akan menurun
- Kambing betina terlihat menaiki kambing jantan maupun sebaliknya 
- Sedangkan kambing betina yang berada dalam kandang sering tak menunjukkan gejala tersebut, kondisi demikian disebut dengan birahi tenang  

Sedangkan hal-hal penting yang harus diperhatikan menjelang pengawinan kambing adalah:

- Segera kawinkan ternak bila betina tengah menunjukkan gejala birahi (masa estrus)
- Normalnya, siklus birahi (masa estrus) kambing betina berlangsung tiap 18–21 hari sekali
- Lamanya birahi pada kambing betina biasanya berlangsung sekitar 21–36 jam
- Betina kambing yang sedang dalam masa birahi segera dikawinkan 12 -18 jam setelah gejala-gejala birahi terlihat
- Jangan kawinkan pejantan dan induk yang masih ada ikatan darah
- Kawinkan ternak dalam 1 kandang hingga birahi berikutnya

Pemeliharaan induk kambing yang bunting

Jika terjadi kebuntingan setelah pengawinan, kambing nampak tenang dan tak menunjukkan gejala birahi setelah 19 hari berselang. Apabila terjadi kebuntingan, segera pisahkan induk dari pejantan, kemudian beri asupan pakan berkualitas.


Demikian informasi mengenai Cara Mudah Ternak Kambing Dengan Hasil Maksimal untuk anda sekalian , semoga nformasi tersebut dapat membantu anda sekalian . Jangan lupa kunjungi juga informasi mengenai Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal . Terimaksih